Langsung ke konten utama

Orang Hindu Menyembah Banyak Tuhan ya?

Pertanyaan ini sering sekali kita dapatkan dalam pergaulan sehari-hari, awalnya bingung juga menjawabnya, syukurlah ada Buku Hindu Menjawab yang menerangkannya dengan sangat mudah untuk dimengerti.
Jadi begini ceritanya dalam Weda ada disebutkan :
Ekam Sat Wipra Bahuda Wadanti
Tuhan itu satu, tetapi orang bijakasana menyebutnya dengan berbagai nama

Nah itu sama seperti orang tua kita, oleh nenek dan kakek kita mereka disebut anak, oleh saudaranya mereka disebut kakak atau adik, oleh temannya mereka disebut sahabat, dikantornya bisa dipanggil atasan atau bawahan, dan nama-nama lainnya akan tetapi orangnya adalah sama.

Dan kenapa juga kita menyembah pohon, batu dan lain-lain apakah Tuhan ada disana?
Tuhan dalam Agama Hindu adalah Maha ada, Maha Tidak Terbatas,  Tuhan Wyapi Wyapaka, ada dimana-mana karena Tuhan bersifat rohani, bukan jasmani. Tuhan seperti api yang ada pada setiap kayu yang terbakar, atau seperti listrik yang menghidupkan semua alat elektronik.

Dan Bagaimana dengan Dewa apakah itu?

Dalam bahasa Sansekerta Dewa berasal dari kata Div yang artinya cahaya atau sinar, jika diibaratkan Tuhan adalah matahari, para Dewa adalah sinar-sinar dari matahari yang tak terhitung jumlahnya. Jadi para Dewa adalah Nama-Nama Tuhan didalam fungsinya yang terbatas, misalnya Brahma adalah nama Tuhan dalam fungsinya sebagai pencipta, Wisnu nama Tuhan sebagai Pemerihara dan Siwa adalah nama Tuhan sebagai pelebur


Dan Tuhan dalam Agama Hindu adalah Tuhan Alam Semesta, Tuhan tidak memihak atau memusuhi pihak atau golongan tertentu, Tuhan penuh kasih tanpa pilih kasih  sama seperti Matahari menyinari dengan jumlah sinar yang sama kepada orang baik juga kepada orang jahat sekalipun. Dan Tuhan menggerakan alam semesta ini dengan Hukum Alam atau Rta ( Hukum Lahir, Tumbuh Berkembang, menjadi Tua kemudian Mati )

Untuk itulah kita sebagai umat Hindu menghormati manusia dan seluruh ciptaan Tuhan baik pohon, binatang dll karena Tuhan berada dalam mereka melalui atman, atman ibaratnya sama seperti listrik tadi, yaitu yang membuat hidup semua alat elektronik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bijak Menggunakan Sosial Media dengan Tri Kaya Parisudha

Perkembangan dari media sosial sungguh pesat, ini bisa di lihat dari banyaknya jumlah anggota yang di miliki masing – masing situs jejaring sosial.  Tiga milliar orang, sekitar 40% populasi dunia, menggunakan media sosial dan menurut sejumlah laporan, kita menghabiskan rata-rata dua jam setiap hari untuk membagikan, menyukai, menulis cuitan dan memperbaharui perangkat ini. Pesatnya perkembangan media sosial tersebut dikarenakan dengan media sosial semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone Sayangnya, belakangan ini konten dari media sosial sangat banyak yang negatif, seperti hoax, hate speech dan opini yang tidak benar yang digunakan untuk menggiring opini masyarakat. Hal ini akan memberikan dampak buruk kepada masyarakat te...