Tulisan ini berawal dari kegalauan para Arjuna Muda sama seperti Bab Pertama dalam Bhagawad Gita akibat dari tidak tentunya masa depan nya, di jaman now ini kami harus menghadapi era distrupsi yaitu situasi di mana pergerakan dunia industri atau persaingan kerja semakin ketat. Perubahannya sangat cepat, dan tidak tentu. Apalagi ditambah lagi dengan masuknya kita pada Revolusi Industri 4.0 disaat teknologi dan robot akan menggantikan peran manusia karena jauh lebih efektif dan efisien.
Keragu-raguan dan kegalauan ini makin bertambah dengan maraknya hal-hal negatif disosial media yang membuat riuhnya suasana Bangsa dan Negara, sosial media dipakai alat untuk menyebarkan SARA yang memecah belah Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia.
Beruntunglah kita menjadi umat Hindu karena kita memiliki nilai-nilai ajaran dari Kitab Suci Weda yang dapat menghilangkan keraguan tersebut, Agama Hindu selalu muda, selalu fresh karena kita kaya akan literatur yang dapat menjadi panduan kehidupan dari jaman ke jaman.
Tri Murti untuk menghadapi jaman milenia
Trimurti adalah tiga kekuatan Brahman (Sang Hyang Widhi) dalam menciptakan, memelihara, pelindung alam beserta isinya. Ketiga kekuatan Brahman ini ternyata sangat ampuh dipakai bekal dalam menghilangkan kegalauan dalam menghadapi era milenial ini, mari kita bahas satu per satu.
Brahma sebagai pencipta yang didukung oleh Dewi Pengetahuan Saraswati
Dalam era sekarang ini sangat dipentingkan yaitu kreatifitas agar menciptakan inovasi-inovasi baru, selain itu yang belum bisa digantikan oleh mesin adalah kreatifitas. Untuk bisa kreatif diperlukan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang cukup dan up to date serta nilai-nilai etika, budaya, kebijaksanaan, pengalaman hingga empati sosial yang kita dapat dari pembelajaran Agama Hindu sehingga kreatifitas dan inovasi yang kita ciptakan dapat berguna untuk kepentingan umat manusia.
Wisnu sebagai pemelihara yang didukung oleh Dewi Kemakmuran Laksmi
Tentu saja inovasi yang baik tadi harus dipelihara keberlangsungannya agar tetap dapat berguna untuk banyak orang, memelihara dalam hal ini bisa bermakna sangat luas baik bhuwana alit dan juga bhuwana agung. Dalam bhuwana alit kita harus memelihara kesehatan, memelihara pikiran, perkataan dan perbuatan kita agar tetap baik. Untuk Bhuwana Agung kita harus menerapkan Tri Hita Karana agar terjadi kehidupan yang harmonis baik dengan Tuhan, Sesama Manusia dan Lingkungan. Jika kesemua hal tersebut dilaksanakan niscaya kemakmuran akan kita dapatkan.
Siwa sebagai pelebur yang didukung oleh Dewi Kekuatan Parwati
Pelebur dalam hal ini adalah pendaur ulang, kita harus meneladani Dewa Siwa yang mampu melakukan pembaharuan akan hal-hal yang sudah ketinggalan jaman, tentu saja untuk dapat melakukan hal ini diperlukan sebuah kekuatan yang besar, karena sebuah pembaruan pasti akan menghadapi tantangan yang sangat besar.
Dengan berpegang dan mengamalkan ajaran Tri Murti tersebut, kita pasti bisa menghadapi era distrupsi dan revolusi industri 4.0 tanpa ada keraguan dan kegalauan lagi, kita bisa bersaing di era digital ini dengan baik karena sudah dibekali nilai-nilai ajaran Agama Hindu yang sangat relevan diterapkan disetiap jaman. Saya Hindu, Hindu Keren dan Saya Bangga Menjadi Hindu
Brahma sebagai pencipta yang didukung oleh Dewi Pengetahuan Saraswati
Dalam era sekarang ini sangat dipentingkan yaitu kreatifitas agar menciptakan inovasi-inovasi baru, selain itu yang belum bisa digantikan oleh mesin adalah kreatifitas. Untuk bisa kreatif diperlukan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang cukup dan up to date serta nilai-nilai etika, budaya, kebijaksanaan, pengalaman hingga empati sosial yang kita dapat dari pembelajaran Agama Hindu sehingga kreatifitas dan inovasi yang kita ciptakan dapat berguna untuk kepentingan umat manusia.
Wisnu sebagai pemelihara yang didukung oleh Dewi Kemakmuran Laksmi
Tentu saja inovasi yang baik tadi harus dipelihara keberlangsungannya agar tetap dapat berguna untuk banyak orang, memelihara dalam hal ini bisa bermakna sangat luas baik bhuwana alit dan juga bhuwana agung. Dalam bhuwana alit kita harus memelihara kesehatan, memelihara pikiran, perkataan dan perbuatan kita agar tetap baik. Untuk Bhuwana Agung kita harus menerapkan Tri Hita Karana agar terjadi kehidupan yang harmonis baik dengan Tuhan, Sesama Manusia dan Lingkungan. Jika kesemua hal tersebut dilaksanakan niscaya kemakmuran akan kita dapatkan.
Siwa sebagai pelebur yang didukung oleh Dewi Kekuatan Parwati
Pelebur dalam hal ini adalah pendaur ulang, kita harus meneladani Dewa Siwa yang mampu melakukan pembaharuan akan hal-hal yang sudah ketinggalan jaman, tentu saja untuk dapat melakukan hal ini diperlukan sebuah kekuatan yang besar, karena sebuah pembaruan pasti akan menghadapi tantangan yang sangat besar.
Dengan berpegang dan mengamalkan ajaran Tri Murti tersebut, kita pasti bisa menghadapi era distrupsi dan revolusi industri 4.0 tanpa ada keraguan dan kegalauan lagi, kita bisa bersaing di era digital ini dengan baik karena sudah dibekali nilai-nilai ajaran Agama Hindu yang sangat relevan diterapkan disetiap jaman. Saya Hindu, Hindu Keren dan Saya Bangga Menjadi Hindu

Komentar
Posting Komentar